Selasa, 29 Maret 2011

Gedung Baru DPR Cukup yang Sederhana & Tahan Gempa


Gedung Baru DPR Cukup yang Sederhana & Tahan Gempa

Jakarta - Kritik gedung baru DPR yang mahal terus berhembus. Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo berpendapat, perencanaan pembangunan gedung baru DPR perlu dimatangkan. Kata Tjahjo, gedung baru DPR cukup yang sederhana dan tahan gempa.

"Kami minta perencanaan yang lebih sederhana dan tidak semahal itu. Cukup yang sederhana dan tahan gempa. Itu sudah cukup," kata Tjahjo di sela-sela menghadiri sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2011).

Menurut dia, pembangunan gedung baru DPR sebaiknya ditunda dahulu. "Menurut saya, yang perlu dilakukan sekarang ini dimatangkan dulu perencanaannya," ujar Tjahjo.

Tjahjo menyarankan agar perencanaan dibuat lebih sederhana dan tidak mahal. "DPR merupakan lembaga wakil rakyat dan harus mempertimbangkan kepentingan rakyat. Jangan tahu-tahu meledak angka Rp 800 juta per ruang anggota dewan. Itu kan terlalu besar," kata pria berkacamata ini.

Pada Juni 2011 mendatang, pembangunan gedung baru DPR akan mulai dilakukan. Setiap anggota DPR nantinya akan menempati ruang kerja yang nilainya nyaris Rp 800 juta, yakni sekitar Rp 799.920.000. Luas ruang kerja untuk setiap anggota DPR adalah 111,1 meter persegi. Luas gedung baru DPR ini secara keseluruhan adalah 157.000 meter persegi. Dana yang diperlukan untuk membangun gedung ini setidaknya memakan tak kurang dari Rp 1 triliun.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar