Kamis, 31 Maret 2011

( Nasib JUARA ISL 2009-2010 gan ). Pemain Arema Mogok Latihan Menjelang Lawan Persib


Kamis, 31 Maret 2011 | 17:23 WIB

TEMPO Interaktif, Malang - Partai akbar antara tuan rumah Arema Indonesia melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (1/4), terancam batal. Gara-garanya, para pemain klub berjuluk Singo Edan itu mogok latihan pada Kamis (31/3) sore.

Seorang pemain menginformasikan, rencananya mereka latihan pukul 15.00 sampai 17.00 di Stadion Kanjuruhan. Tapi mereka sudah tiba di Stadion Kanjuruhan sekitar pukul 14.00. Biasanya, sebelum latihan menjelang pertandingan, tim pelatih menggelar pertemuan untuk menyaksikan rekaman pertandingan lawan—istilahnya video meeting—di ruang tengah lantai satu stadion.

“Tapi tahu-tahu entah bagaimana ceritanya teman-teman mendadak meninggalkan tempat video meeting. Saya pun ikut pulang bersama teman-teman. Semuanya pulang, Mas, termasuk tim pelatih,” kata pemain belakang ini.

Ia mengaku mogoknya pemain sebagai bentuk protes atas keterlambatan pembayaan gaji bulan ini. Padahal, pada Selasa (15/3) lalu, manajemen berjanji menyanggupi membayar gaji pemain tepat waktu sebagaimana dimohon pemain yang diwakili kapten Noh Alam Shah alias Along.

“Sebenarnya sejak perjanjian itu kami pun masih sangat ragu karena memang sudah tidak percaya lagi dengan manajemen. Setelah dibayar sebulan, tapi tak ada jaminan bulan berikutnya dibayar lagi dan terbukti manajemen ingkar janji lagi,” seorang pemain tengah menambahkan.

Kedua pemain menegaskan kemungkinan partai melawan Persib bisa batal jika sampai Jumat besok manajemen belum juga membayar gaji mereka. Kalau pun ada kesepakatan lain yang mendorong mereka harus bermain, tak ada jaminan mereka akan bermain edan-edanan untuk meraih kemenangan.

“Tapi, jangan khawatir, Mas, kami masih punya hati maka akan main sepenuh hati untuk mendapatkan kemenangan. Kami main demi Aremania (suporter Arema), bukan demi manajemen. Untuk apa main demi manajemen yang suka ingkar janji. Apa pun hasilnya, akan kami tunjukkan pada orang-orang manajemen bahwa kami tetap profesional sehingga sangat berhak meminta hak-hak dipenuhi,” kata pemain depan itu.

Pelaksana Harian PT Arema Indonesia merangkap asisten manajer tim, Abriadi Muhara, dan Sudarmaji, sang juru bicara, belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi.


Pada Selasa (15/3), sehari sebelum partai kandang Arema di Liga Champion Asia melawan Jeonbuk Hyundai Motors, manajemen dan pemain berdamai. Perdamaian kedua kubu dicapai dalam pertemuan di mes pemain di Jalan Welirang, Kota Malang. Ratusan Aremania turut menyaksikan perdamaian itu, termasuk menyaksikan kapten Noh Alam Shah alias Along menuliskan permintaan jaminan kepada manajemen.

Isinya: Saya, Mohamad Noh Alam Shah, perwakilan antara pemain memohon jaminan pembayaran gaji tiap bulan dibayar tepat waktu dari tanggal 15 April sampai akhir kompetisi ISL (Indonesia Super League) 2010/2011. Kalau hak pemain tidak dipenuhi, maka pemain berhak melakukan apa pun yang menjadikan keputusan pemain. Malang, 15 Maret 2011.

Surat itu dibubuhi dua materai Rp 6 rbu dan ditandatangani Along dan Abriadi, serta dua wakil Aremania, Totok Kacong dan Ghorip. Surat inilah yang menjadi dasar bagi pemain untuk mogok. “Kami harap setelah ini manajemen penuhi janjinya bayar gaji kami tepat waktu. Kalau tidak, ya jangan salahkan kami,” kata Along dalam pertemuan itu.

Abdi Purmono 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar