Sabtu, 05 Maret 2011

[Ribut dana APBD] Persitara: Gubernur DKI Jakarta Diskriminatif

Pengurus Persitara pertanyakan ketimpangan anggaran yang diperoleh antara Persija dengan klubnya.
Oleh Tegar Paramartha
5 Mar 2011 13:13:00

Pengurus Persitara Jakarta Utara meradang setelah mengetahui keputusan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, yang terlihat sangat diskriminatif terhadap anggaran klubnya.

Pengurus Persitara mempertanyakan mengapa jumlah anggaran yang diberikan kepada klub sekota mereka, Persija Jakarta, jauh lebih tinggi daripada anggaran klubnya, bahkan mencapai 20 kali lipatnya.

Anggaran APBD DKI Jakarta tahun 2011 yang digelontorkan untuk Persija sebesar Rp20 Miliar. Angka tersebut sangat jauh lebih tinggi daripada anggaran yang didapat olehPersitara yaitu Rp1 Miliar.

Oleh karena itu, pengurus Persitara meminta Gubernur tidak berlaku diskriminatif. Bahkan sebenarnya anggaran Persitara pada RAPBD 2011 berjumlah Rp10 Miliar, namun entah mengapa tiba-tiba menjadi Rp1 Miliar ketika sudah ditetapkan menjadi APBD.

Dengan jumlah dana sebesar itu, Persitara dikhawatirkan tidak akan mampu membayar jumlah gaji pemain yang belum dibayar sampai empat bulan, belum ditambah dengan gaji pelatih dan offisial.




Yes, rasakan kau Persitara 
dlu udah dikasih solusi bwat gabung LPI tapi kau tolak, yaaa ditinggallah ama ujung tombak + NJ Mania.. 
duit pun murat-marut, 1 Miliar bwat setaun? Oh, man...... 


yaaaa, itulah Harga yg harus dibayar bwat ikut Liga Supir Indonesia 


"Hanya sekedar sharing berita

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar