Minggu, 20 Maret 2011

Ternyata Yusuf Supendi Maling Juga Gan!!!


Maling Teriak Maling di PKS
Headlines | Fri, Mar 18, 2011 at 08:00 | Jakarta, matanews.com 
Salah satu pendiri Partai Keadilan (kini PKS) Yusuf Supendi membongkar sejumlah aib para petinggi PKS. Namun ternyata, Yusuf sendiri dituding punya aib juga di internal PKS.

Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi DPP PKS, Aus Hidayat Nur mengungkapkan, Yusuf merupakan kader PKS yang telah dipecat pada 2010 lalu. Penyebabnya, karena Yusuf melanggar disiplin organisasi, salah satunya menggelapkan sejumlah uang sumbangan untuk anak yatim.

“Dia dikeluarkan oleh PKS satu tahun lalu karena menggelapkan sebagian dana sumbangan yang disalurkan melalui PKS untuk anak yatim. Dia juga menyalahgunakan wewenang dia di Dewan Syariah dalam kaitannya dengan ketentuan partai. Dia dulunya tidak setuju PKS berkoalisi dengan SBY-JK pada 2004, mungkin karena dia sudah mendapatkan sesuatu dari pihak lain,” bebernya kepada matanews.com di Jakarta, Jumat 18 Maret 2011.

Menurut Aus, apa yang dilakukan Yusuf dengan menyebar fitnah terhadap sejumlah petinggi PKS itu dilatarbelakangi oleh sakit hati dan dendam karena dipecat dari PKS. Selain Yusuf, sambungnya, ada beberapa mantan kader PKS yang juga sakit hati mulai ikut menggembosi PKS.

“Sebetulnya dia itu ustad, ulama yang tidak paham politik dan sifatnya pendendam. Selain dia, memang ada beberapa orang lagi tapi tidak menyatu yang melakukan operasi pembusukan PKS dari dalam, macam-macam saja mereka buat,” katanya.

Secara terpisah, Yusuf membantah dirinya dipecat karena menggelapkan dana sumbangan untuk anak yatim. Ia mengaku, dirinya dipecat dari PKS karena diduga selingkuh.

“Saya dipecat karena dituduh menganggu istri orang sampai cerai. Padahal saya tidak pernah menyalahgunakan daging kehormatan saya,” jelas Yusuf.

Ia juga berkilah laporannya kepada BK DPR tidak murni karena rasa sakit hatinya. Dia mengaku sudah mencoba menuntaskan melalui internal PKS, namun gagal. Yusuf meminta BK DPR memberikan ruang konfrontasi bagi dirinya untuk membuktikan tuduhannya tersebut.

“Perlu konfrontasi, perlu gelar perkara. Hadirkan Hilmi Aminuddin, hadirkan Ketua Dewan Syariat PKS Surahman Hidayat, Ketua DPW PKS DKI Tri Wicaksana. Secara umum ada yang memberikan kesaksian ke saya Adang Daradjatun menyerahkan Rp 40 milyar kepada Anis Matta 10 milyar,” imbuhnya.

Sebelumnya, Yusuf mengungkap kebobrokan petinggi PKS. Ia menyebutkan, Presiden PKS Luthfi Hasan Ishak, yang berpengalaman jihad di Afghanistan sewaktu menjabat sebagai Bendahara PK, mendapat dana dari Timur Tengah untuk Pemilu 1999. Pada Pilpres 2004 juga mendapat dana dari mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebesar Rp 34 miliar.

Sementara Sekjen PKS Anis Matta, diduga menggelapkan uang dana Pilkada DKI Jakarta Rp 10 miliar, yang bersumber dari Adang Daradjatun (calon gubernur DKI Jakarta) sebesar Rp 40 miliar. Sedangkan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, menurut Yusuf, adalah neo muda NII, anak asuh Ali Moertopo, berpura-pura menjadi Ikhwanul Muslimin yang gesit menerima setoran untuk perkaya diri, melindungi para pembolos anggota DPR RI. (mut)

===

kirain bersih, ternyata lebih parah, ngembat uang anak yatim gan!!!
ckckckck, calon kerak neraka nih kayanya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar