Kamis, 14 April 2011

Rosihan Anwar Tutup Usia

Barusan liat di TvOne katanya Rosihan Anwar meninggal gan



Jurnalis Senior Rosihan Anwar Wafat

Rosihan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit

VIVAnews - Jurnalis senior Rosihan Anwar meninggal dunia pada pukul 08.15 WIB, Kamis 14 April 2011, ini. Anggota senior Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini diduga meninggal saat dalam perjalanan dari rumah duka ke Rumah Sakit Metro Medical Center, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Almarhum masih sempat sarapan pagi ini, kemudian tiba-tiba mengeluhkan dadanya sakit," kata Ilham Bintang, Sekretaris Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia, saat dihubungi VIVAnews.

Menurut Ilham yang sudah akrab dengan Rosihan sejak tahun 1977 itu, Rosihan baru sehari menginap di rumah setelah sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Kita.

"Rosihan baru saja menjalani operasi by pass jantung," kata Ilham. "Baru kemarin, dia dirawat jalan di rumah setelah operasi." (umi)
• VIVAnews



Tokoh Pers 3 Zaman Rosihan Anwar Meninggal di RS MMC

Jakarta - Wartawan senior Rosihan Anwar menghembuskan nafas terakhir di usia 89 tahun, setelah selama 30 menit mengalami anfal. Rosihan meninggal di RS MMC Jakarta.

"Bapak Rosihan masuk ke UGD sekitar pukul 08.00 WIB. Kurang lebih pukul 08.15 WIB dinyatakan tidak ada," ujar Humas RS MMC kepada detikcom, Kamis (14/4/2011).

Sementara itu tokoh pers nasional Ilham Bintang mengatakan, Rosihan meninggal setelah beberapa waktu lalu menjalani operasi di RS Harapan Kita. "Meninggal pukul 08.15 WIB di RS MMC setelah setengah jam dia anfal. Jadi 24 Maret dia berhasil operasi bypass di RS Harapan kita, berhasil," terang Ilham pada detikcom.

Dia menambahkan, pada Rabu 13 April 2011, Rosihan diperbolehkan pulang. Sayang, pagi tadi, pria yang akrab disapa Pak Ros ini anfal sehingga dibawa ke RS MMC Jakarta. Hingga kemudian, dia menghembuskan nafas terakhirnya di sana.

Hingga pukul 09.06 WIB, jenazah Pak Ros masih berada di RS MMC. Rencananya, jenazah akan dibawa ke kediamannya di Jl Surabaya, Jakarta Pusat.

Selama ini, Pak Ros dikenal sebagai wartawan 3 zaman (zaman penjajahan, Orba dan reformasi) yang tangguh dan pantang menyerah. Di usianya yang senja, dia masih sering menghadiri berbagai forum, termasuk diskusi yang digelar Editors Club maupun menghadiri acara-acara bersama para pemimpin redaksi dan tokoh pers.

Pak Ros masih aktif mengomentari sesuatu dan kalimat yang ia ucapkan seringkali menyengat dan membuat tersenyum. Terkadang Pak Ros membuat kritikan pedas, terkadang membuat humor. Pak Ros juga masih aktif menulis kolom di sejumlah media massa.

Enam bulan lalu, Pak Ros ditinggal oleh istri tercintanya Siti Zuraida. Sang istri meninggal pada 5 September 2010. Saat melepas sang istri di TPU Karet, Rosihan tampak sangat berduka. Dia melepas sang istri dengan isak tangis didampingi tiga anaknya, Aida Fatia, Omar Luthfi, dan Nai.

Selamat jalan, Pak Ros!



JAKARTA--MICOM: Wartawan senior Rosihan Anwar meninggal dunia pagi ini, Kamis (14/4), pada pukul 08.15 WIB di Rumah Sakit MMC dalam usia 89 tahun.

Rosihan lahir di Kubang Nan Dua, Sumatra Barat pada 10 Mei 1922. Dia dipandang sebagai figur penting dalam sejarah Indonesia. Rosihan mengawali karier jurnalismennya pada 1943 sebagai reporter untuk surat kabar Asia Raya. Pada 1945, dia menjadi editor di surat kabar Merdeka dan pemimpin redaksi surat kabar Pedoman.

Rosihan merupakan salah satu dari sedikit wartawan Indonesia yang meliput Konferensi Meja Bundar di den Haag pada 1949 dimana Belanda sepakat untuk menyerahkan kedaulatan kepada Indonesia.

Sepanjang kariernya, Rosihan telah menulis lebih dari 20 buku. (OL-13)



JAKARTA - Tokoh pers nasional Rosihan Anwar meninggal dunia. Kabar duka tersebut beredar di dunia maya.

Di jejaring sosial Twitter, kabar tersebut mulai ramai sejak pukul 08.30 WIB.

Beberapa tweet di antaranya:

@kompasbreaking: Wartawan senior Rosihan Anwar meninggal dunia pagi ini jam 08.15 WIB di MMC dalam usia 89 tahun.

NengAO‎ Innalillahi.. Selamat jalan pak Rosihan Anwar..

baneraja Wartawan Senior Rosihan Anwar meninggal dunia. Selamat jalan pak.

Kabar tersebut dibenarkan Jono, petugas resepsionis Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta Selatan. “Pukul 08.15 WIB dibawa ke sini, tapi tidak tahu kondisinya bagaimana saat dibawa,” ujarnya saat dikonfirmasi okezone.

H. Rosihan Anwar lahir di Kubang Nan Dua, Solok, Sumatera Barat, 10 Mei 1922. Dia juga dikenal sebagai sejarawan, sastrawan, bahkan budayawan.

Rosihan memulai karier jurnalistiknya sejak berumur 20 tahun, dan telah menulis 21 judul buku dan ratusan artikel di hampir semua Koran dan majalahdi Indonesia dan di beberapa penerbitan asing.



AKARTA, KOMPAS.com - Kabar duka datang, Kamis (14/4/2011) pagi. Penulis dan wartawan senior H Rosihan Anwar (89) meninggal dunia setelah sempat dirawat lebih dari sebulan di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan.

"Innalillahi WIR : Wartawan senior Rosihan Anwar meninggal dunia pagi ini jam 08.15 WIB di MMC dalam usia 89 tahun," demikian pesan singkat yang diterima redaksi Kompas.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rosihan Anwar masuk ruang gawat darurat (ICU) Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Jakarta, sejak Senin (7/3/2011). Ia dirawat karena gangguan serangan jantung.

Rosihan Anwar selama ini dikenal sebagai wartawan lima zaman. Ia telah menjadi penulis sejak zaman penjajahan Belanda sampai sekarang. Di usia senja, ia masih aktif mengirimkan tulisan ke media massa dan menulis buku. Buku terakhir yang ditulisnya adalah Sejarah Kecil (Petite Histoire) Indonesia Jilid IV (Penerbit Buku Kompas, November 2010). Ia kini juga sedang menyiapkan memoar kehidupan cintanya dengan sang istri dengan judul yang sudah disiapkan Belahan Jiwa, Memoar Rosihan Anwar dengan Siti Zuraida.

Dengan ini segenap redaksi dan keluarga besar Kompas.com mengucapkan belasungkawa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar