Jumat, 22 April 2011

Inilah Tingkah Tak Lazim M Syarif di Malam Pertama



INILAH.COM, Cirebon - Lazimnya, pengantin baru menghabiskan malam pertamanya di rumah. Namun, tidak demikian halnya dengan M Syarif, tersangka pelaku bom bunuh diri di Mapolres Cirebon Kota.

Menurut Abdul Ghofur, ayah M Syarif, pada malam pertama setelah putra keempatnya itu menikahi Sri Maliha, dia justru pergi bersama sekitar 15 orang temannya menghadiri tabligh akbar di daerah Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Biasanya kan habis menikah, malam pertamanya tetap di rumah tapi dia tidak, malah ikut pengajian di Tasik," ujar Ghofur.

Ghofur mengaku tidak heran dengan perangai anaknya yang jauh berbeda dengan yang selama ini dikenalnya. Namun Ghofur tidak mengetahui aliran apa yang didalami oleh Syarif.

“Terlihat ada perubahan yang drastis dalam diri anak saya itu, karenanya saya tidak heran jika dia (MS,red) sering ikut-ikutan dalam berbagai aksi demonstrasi,” tuturnya.

Seperti diberitakan, bom bunuh diri meledak di Masjid Adz-Dzikra di Mapolres Cirebon Kota, Jawa Barat, Jumat (15/4/2011), menewaskan pelaku dan mengakibatkan 28 orang luka-luka.

Berdasarkan ciri-ciri pelaku, Polri menetapkan M Syarif sebagai tersangka pelaku bom bunuh diri. Dugaan terlibatnya Syarif dalam bom bunuh diri di Mapolres Cirebon Kota, mengemuka setelah salah satu kerabatnya, Elang Rasyid mengenali wajah pelaku bom tersebut mirip keponakannya.

Identitas warga Jalan Pekalipan Kota Cirebon ini diketahui setelah SIM atas nama dirinya ditemukan di lokasi tempat pembunuhan sadis Kopral Sutejo di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. [pkm/mah]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar