Kamis, 14 April 2011

Persetujuan Gedung Baru Cepat, Pembebasan Sandera Lambat


SURABAYA, PedomanNEWS.com - Pemerintah dianggap lambat oleh keluarga ABK kapal MV Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia berbanding terbalik dengan persetujuan yang diberikan untuk pembangunan gedung baru DPR senilai triliunan rupiah.

"Kalau persetujuan untuk gedung baru dewan begitu cepat, kenapa pembebasannya lambat. Kami sudah pasrah dan berserah ke pemerintah, ada 20 nyawa WNI lho di sana," tegas Yunita istri dari Mas Bukhin Mualim II kapal MV Sinar Kudus di detiksurabaya.com Rabu (13/4/2011).

Yunita merasakan perasaan cemas yang sangat mendalam menanti pembebasan suaminya yang sudah 28 hari disandera, Istri dari Mas Bukhin ini berharap proses pembebasan kapal Sinar Kudus, bisa dilakukan dengan cepat.. "Kami mohon banget, siapa pun itu, terutama pemerintah agar secepatnya melakukan pembebasan," lanjutnya.

Yunita sangat cemas setelah mengetahui kondisi ABK sangat memprihatinkan. "Coba kalau presiden yang menjadi kami, apa yang dirasakan," tandas Yunita, warga Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri tersebut.

Penulis: Indra Dahfaldi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar