Jumat, 08 April 2011

Tips Mengatasi Bayi dan Anak Susah Mandi

Tips Mengatasi Bayi dan Anak Susah Mandi


Ketika masih bayi 1 sampai atau 4 bulan mungkin bayi kita masih dengan manis menikmati suasana mandi. Namun sesuai beranjaknya usia, ada bayi yang makin suka mandi bahkan sampai menangis ketika mau diangkat dari air, tapi ada juga yang tergolong bayi malas mandi bahkan takut air. Nah, bagaimana ketika batita, balita, usia TK, SD remaja dan seterusnya. Pasti membutuhkan perlakuan dan suasana mandi yang berbeda.

Sebelum kita menyiasati agar anak bias menikmati mandi dengan senang, kita perlu mengetahui terlebih dulu apa saja kesukaan anak di kala mandi, dan apa saja yang membuat dia malas mandi bahkan takut mandi. Mungkin anak kita pernah terpeleset saat mandi waktu kecil hingga masuk ke dalam air, perih terkena sabun, tidak suka cheap prescription drugs without prescription dibanjur (dikucurkan air langsung dari atas kepala), tidak suka dingin, atau secara psikis memang tidak suka mandi. Dengan mengetahui kesukaan dan ketidaksukaan anak dengan acara mandi, insyaAllah kita bias meramu kiat-kiat menjadikan suasana mandi menjadi lebih menyenangkan.


Bayi (0 – 12 bln)


Ciptakan suasana kamar mandi yang colorful. Sediakan mainan karet untuk anak berbentuk binatang-binatang lucu seperti bebek, kelinci, hipotamus, dll. Yang bisa berbunyi jika dipencet. Alasi bak mandi dengan alas khusus bak mandi atau handuk tebal, untuk mencegah bayi tergelincir. Pakailah air hangat-hangat kuku (sediakan air dingin terlebih dulu baru dicampur air panas). Ajaklah bayi berbicara sambil memandikannya dengan sesekali mainkan mini operet dengan mainan yang tersedia.


Batita & Balita


Ciptakan suasana mandi yang berbeda-beda. Variasikan anak mandi dengan berendam, shower, ataupun gayung biasa. Biarkan dia memilih dan memasukkan mainan (khusus di air seperti pistol air, boneka karet, kapal laut, dll) ke dalam kamar mandi. Biarkan anak memilih jenis shampoo, sabun, sikat & pasta gigi sendiri, ajak dia memilih dan membelinya sendiri di supermarket. Tentukan waktu mandi secara teratur sekaligus untuk melatih kedisiplinan. Tawarkan untuk mandi dengan air dingin ataukah air hangat. Mulai ajarkan anak menyikat / membilas badan, menyampo, menggosok gigi sendiri.


TK & SD


Ketika anak beranjak dewasa, ciptakan sensani mandi dengan suasana yang unik dan berbeda. Buatlah ritual layaknya di salon atau spa. Ajak anak untuk memilih dan membeli perlengkapan mandi sendiri mulai dari handuk, baju mandi, shower cap, toiletries (sabun cair, shower puff, sabun cair utk berendam, shampoo, sikat & pasta gigi, sikat badan, sikat kaki, pelembab, dll). Anak mungkin tidak ingin sekedar mandi, tapi ingin ingin berendam dengan busa wangi yang melimpah sambil menggosok kaki dan badannya dengan sikat khusus. Atau minimal ijinkan anak mandi agak lama dengan shower puff agar busa sabun berlimpah sambil dia menggosok seluruh kulit tubuhnya sampai bersih. Berkeramas di bawah shower, sambil menghirup lilin aromatherapy.
Setelah selesai dia mengeringkan badannya dengan handuk kemudian memakai baju mandi satu set dengan gambar karakter kesukaannya seperti Barbie, Hello Kitty, Naruto, dll)
InsyaAllah anak kita tidak akan bete ketika wktu mandi telah tiba



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar