Senin, 04 April 2011

pembunuhan pedagang polowijo di ponorogo


KabarIndonesia – Pembunuhan sadis terjadi di Kawasan Hutan Sukun Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Diduga Mindik (74), warga RT. 02, RW. 01, Dukuh Putuk Suren, Desa Singgahan,Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo adalah korban pembunuhan.


Informasi yang diperoleh pewarta HOKI di sekitar TKP korban Mindik adalah seorang pedagang Palawija yang dibakar setelah sebelumnya dianiaya dan dikuras harta bendanya.

Menurut keterangan Wahid Riyadi (30), Jogoboyo Putuk Suren, Desa Singgahan, Mindik meninggalkan rumah sejak Jumat (1/4) kemarin.

“Saat itu korban pamitan kepada suaminya yang bernama Samidi akan melihat jagung yang akan dibeli di Sukun, Sidoharjo, Pulung,” ungkap Wahid Riyadi kepada pewarta HOKI, Sabtu (2/4) tadi.

Dia menambahkan bahwa saat meninggalkan rumah, Mindik membawa sejumlah uang dan HP serta sepeda motor. Kejadian tersebut dibenarkan Kapolres Ponorogo, AKBP Mas Gunarso melalui Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nyoto.

“Tadi jam 12.00 kita mendapat laporan dari Polsek Pulung adanya penemuan mayat yang dibakar,” ungkap AKP Nyoto.

Dia juga menjelaskan di dekat korban ditemukan sebuah tas hitam. “Tidak jauh dari TKP juga diketemukan botol air mineral dan botol bensin serta di gardu dekat TKP diketemukan ceceran darah,” imbuhnya.

Dari tubuh korban masih ditemukan darah segar dari hidung dan tubuh melepuh bekas dibakar. “Dugaan sementara mayat Mindik adalah korban perampokkan dan pembunuhan,” terangnya.

Informasi dari keluarga korban, uang sekitar Rp 15 Juta amblas dan juga HP serta sepeda motor milik korban.

“Kita langsung melakukan olah TKP serta identifikasi terhadap jenazah Mindik,” jlentrehnya.

Berdasarkan olah TKP, pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. “Sementara ini jenazah Mindik, kita bawa ke RSUD Dr. Harjono S Ponorogo untuk keperluan otopsi,” tegasnya.

Sedangkan suami korban, Samidi hingga berita ini diturunkan masih shock belum bias dimintai keterangan. Hingga saat ini petugas Polres Ponorogo masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan pedagang Palawija tersebut.

“Mudah-mudahan pelaku segera bias ditangkap,” harapnya. (*)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar