Senin, 18 April 2011

Mendiknas Sebut Kecurangan UN Seperti Narkoba



Jakarta - Menteri Pendidikan Nasional M Nuh, mengibaratkan kecurangan dalam Ujian Nasional (UN) seperti halnya memakai narkoba. Orang yang tidak punya niat mengonsumsi narkoba tidak akan menerima tawaran narkoba meskipun itu gratis. Begitu juga dengan peserta ujian yang tak punya niat untuk curang, tentu tak akan melakukan kecurangan meskipun ada peluang.

"Curang itu enggak boleh. Itu kan seperti narkoba. Kalau tidak mau pakai narkoba jangankan beli, dikasih saja enggak mau," ujar M Nuh di SMA 70 Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (18/4/2011).

Nuh, tengah memantau langsung proses distribusi naskah soal UN di wilayah DKI Jakarta.

Nuh berharap para siswa SMA/sederajat yang mengikuti UN hari ini untuk bersikap jujur dan menyelesaiakan soal tanpa bantuan orang lain. Meski demikian, dia juga mengatakan pelaksanan ujian di tiap sekolah sudah menutup sekecil mungkin peluang siswa untuk berbuat curang.

"Dalam satu kelas itu ada lima jenis soal yang berbeda. Kalau mau curang ya effort-nya luar biasa," imbuhnya.

Menurut Nuh, hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi kebocoran soal.

Perlu diketahui syarat kelulusan siswa SMA tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Pada tahun ini kelulusan siswa juga mempertimbangkan nilai rapor. Nilai rapor tersebut digabungkan dengan nilai UN dengan komposisi nilai rapor sebesar 40 persen sementara nilai UN sebesar 60 persen.


Pak Nuh gaul juga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar