Selasa, 12 April 2011

Mampus!!...Istri Pergoki Suami Lagi "Kerja Paksa" Pembantunya

HANYA SEKEDAR ILUSTRASI




import


pembantu ga tau di untung


Yulikah warga Dusun Kerep, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri memergoki Suhariyanto, suaminya tengah memperkosa BT (16) pembantunya sendiri. Perbuatan bejat itu dilakukan di rumahnya.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke kantor polisi. Tersangka sudah diamankan dan kini sedang menjalani pemeriksaan. "Yang bersangkutan sedang dimintai keterangan di Unit Pengaduan Perempuan dan Anak," kata Kasat Reskrim Polres Kediri AKP I Wayan Winaya, Senin (11/4/2011)

Polisi akan menjerat tersangka dengan pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan. Suhariyanto bersiap-siap menerima hukuman penjara selama 15 tahun.

Informasi yang didapat, Yulikah tidak sengaja memergoki suaminya. Sebab, sebelumnya dia pamit ke pasar membeli kebutuhan untuk kios yang ada di rumahnya.

Yulikah tersadar jika dia lupa membawa dompet. Kemudian, dia pulang untuk mengambil uang.

Sesampainya di rumah, dia mendapati pintunya dalam keadaan tertutup. Begitu mendobrak pintu, dia terkejut melihat suaminya tengah menggagahi pembantunya.

Yulikah hanya bisa menangis melihat ulah suaminya. Kemudian dia melapor ke Polsek Wates.[nng/ted]



Suami Yulikah Lima Kali Gagahi Pembantu

Suhariyanto, sudah tidak bisa menyembunyikan belangnya. Warga Dusun Kerep, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri itu akhirnya mengaku telah memperkosa BT (16) sebanyak lima kali.

Pengakuan Suhariyanto itu diketahui dari hasil pemeriksaan Unit Pengaduan Perempuan dan Anak (PPA). Kini tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di dalam sel tahanan Mapolres Kediri.

Tersangka memperkosa BT karena tergiur kemolekan tubuh korban. Setiap kali rumahnya dalam keadaan sepi, karena istrinya pergi, tersangka memaksa gadis dibawah umur itu untuk melayani nafsu bejatnya.

BT sendiri baru sebulan bekerja di rumah tersangka. Dia berasal dari keluarga sederhana yang tinggal di Dusun Kutukan, Desa/Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri.

Korban tidak kuasa menolak permintaan tersangka. Karena sebelum menggagahinya, tersangka selalu mengancamnya. Akibat perbuatan tersangka, korban dalam mengalami shock.

"Kondisi korban shock. Keluarga berusaha memenangkan. Sedangkan tersangka masih menjalani serangkaian pemeriksaan untuk," kata Kasat Reskrim Polres Kediri AKP I Wayan Winaya, Selasa (11/4/2011)

Seperti diberitakan sebelumnya, perbuatan bejat tersangka terhadap pembantunya itu dipergoki oleh istrinya, Yulikah. Saksi 'menyaksikan' adegan bersetubuh itu saat hendak mengambil uang belanjaan yang tertinggal di rumahnya.[nng/ted

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar