Sabtu, 16 April 2011

Keluarga Nasruddin Duga Ada Rekayasa Kasus Antasari


Ada rekayasa dalam kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnain yang menjerat mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Hal tersebut disampaikan adik Kandung Nasruddin, Andi Syamsuddin, di Makassar, Kamis (14/4).

Menurut Syamsuddin, bukti adanya rekayasa tersebut adalah dengan melihat hasil putusan sidang Antasari, pembelaan pengacara Antasari serta rencana pemanggilan hakim-hakim yang menangani kasus Antasari oleh Komisi Yudisial (KY).

"Kalau tidak ada rekayasa, mengapa harus ada pemanggilan dan ada pihak yang tidak puas?" ungkapnya.

Syamsuddin mengatakan, dirinya pernah bertemu dengan Antasari di LP. Dari pertemuan tersebut mencuat bahwa kasus ini tidak tuntas.

"Saya sih mau saja membeberkan apa yang ada agar publik mengetahui semuanya. Hanya saja kalau saya bicara, ada tidak perlindungan bagi saya. Masalahnya, tidak ada lembaga yang kredibel yang bisa memberi perlindungan, apalagi jika saya bicara pasti banyak yang akan terusik," tutur Syamsuddin.

Sayangnya, Syamsuddin tidak menjelaskan siapa orang yang akan terusik yang dimaksudnya. Hanya saja Syamsuddin tetap menegaskan, kasus Antasari adalah rekayasa, sejak dari proses persidangan. Banyak hal-hal yang perlu diungkap di persidangan tetapi tidak diungkapkan, serta adanya barang bukti yang juga tidak dimunculkan saat persidangan.

Bahkan Syamsuddin menegaskan, jika ada yang memberinya jaminan, dirinya siap membuka seluruh kasus yang menyebabkan kematian kakak kandungnya itu. Dia menegaskan, ada orang yang bermain di balik kasus yang menyeret Antasari tersebut.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar