Senin, 18 April 2011

Enam Ribu Tahanan Palestina Mogok Makan


REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT – Hampir tak satu pun keluarga Palestina yang anggota keluarganya tidak ditangkap atau ditahan di penjara-penjara Zionis Israel selama beberapa dekade terakhir. Bahkan ada anggota keluarga mereka yang ditangkap berulang kali oleh militer Israel.
*
Mantan tahanan Israel dan aktivis komite urusan tawanan, Abdel Nasser Farawanah—dalam laporan statistik terbarunya yang diterbitkan berkenaan dengan peringatan* "Hari Tawanan Palestina" ke-17 yang jatuh hari ini (17/4)—mengatakan jumlah warga Palestina yang ditawan dan ditangkap Zionis sejak 1967 hingga hari ini mencapai 750.000 orang. “Sebanyak 12.000 tawanan di antaranya adalah wanita dan puluhan ribu lainnya anak-anak,” ujarnya.

Farawanah mengatakan, tak satupun wilayah di Palestina kecuali di sana pasti ada penjara atau pusat penahanan. Dan penangkapan warga Palestina ini tidak terbatas pada satu golongan atau kelompok tertentu saja, namun mencakup semua lapisan masyarakat dan segala usia tanpa pandang bulu. 

“Termasuk anak-anak, pemuda, orang tua, remaja puteri, ibu-ibu, yang sakit maupun yang cacat, pekerja ataupun akademisi, mahasiswa maupun anggota parlemen, semuanya pernah ditangkap dan dipenjarakan oleh Zionis,” jelasnya.

Para tahanan di penjara Israel melakukan aksi mogok makan hari ini, Ahad (17/4), sebagai peringatan dan pendahuluan aksi mogok makan terbuka yang akan dilaksanakan untuk merealisasikan tuntutan mereka yang adil dan manusiawi, terutama terkait dengan penghentian kebijakan penahanan di sel isolasi dan kelalaian medis.



http://m.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/04/17/ljt13j-enam-ribu-tahanan-palestina-mogok-makan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar