Jumat, 08 April 2011

ADIAN NAPITUPULU: Lawan media asing dengan data bukan air mata


"Tangkal Serangan Media Asing dengan Data"

Carolina Christina - Okezone
Jum'at, 8 April 2011 09:48 wib


JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta mempersiapkan data untuk melawan serangan media asing yang kerap mendiskreditkan Indonesia.

Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Adian Napitupulu mengatakan pemberitaan dari media asing soal pemerintahan SBY dan Indonesia itu tentu saja tidak bisa disalahkan karena memberitakannya secara fakta.

Namun sebaliknya hal itu bisa dilawan SBY dengan kembali mengungkapkan data. Artinya data lawan data.

"Saat ini SBY sudah harus berani membeberkan data terhadap serangan media asing, dan bukan hanya mengumpat, berdiam diri atau menangis," ujar Adian saat dihubungi okezone, Jumat (8/4/2011).

Pasalnya Adian melihat serangan media asing itu kedepannya tidak akan terjadi hari ini atau di tahun ini, namun bisa saja akan terjadi di lain waktu dan dari negara manapun. Sebagai sebuah negara yang berdaulat maka sudah seharusnya menjadi kewajiban pemerintah untuk melawannya.

"Pemerintahan SBY seharusnya intropeksi diri dengan adanya pemberitaan asing, jika tidak mampu yah silakan minta maaf kepada rakyat dan kemudian turun dengan legowo," tegasnya.

Adian menduga jika SBY tidak mampu membalasnya dengan data dan sebaliknya marah, maka kemarahan itu bisa diartikan jika kebohongannya tidak bisa lagi ditutupi dan tidak hanya diketahui oleh rakyat Indonesia tetapi juga oleh dunia.

"SBY marah karena kebohongannya sudah diketahui oleh masyarakat dunia. Dan jika memang tidak berbohong maka harus dilawan juga dengan data," tukasnya. 


sumber: 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar