Kamis, 21 April 2011

75 Persen Penduduk tak Percaya Partai Politik

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan (DPP) Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Chozin Chumaidy mengemukakan, sekitar 75 persen dari jumlah penduduk di Indonesia tidak lagi mempercayai partai politk sebagai saluran aspirasinya.

Pada Musyawarah Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPP) PPP Provinsi Sulbar di Mamuju, Sabtu, ia mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap partai mulai memudar karenapartai dianggap tidak dapat memperjuangan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, sekitar 63 persen masyarakat di Indonesia tidak percaya kepada partai karena dinilai tidak mampu memperjuangkan demokratisasi di negara ini.

“Sekitar 72 persen masyarakat di Indonesia tidak mempercayai partai politik karena partai tidak memperhatikan pendidikan politik bagi masyarakat dan mencerdaskannya, kemudian sekitar 57 persen masyarakat indonesia tidak percaya kepada partai karena tidak melakukan kaderisasi, sehingga partai dinilai hanya mementingkan kepentingan politik pihak tertentu saja,”katanya.

Chozin Chumaidy mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi itu yakni kepercayaan masyarakat terhadap partai berkurang karena dianggap tidak memperjuangkan kepentingan rakyat, sehingga partai harus dibangun kembali untuk membangun kepercayaan masyarakat.

Terkait itu, ia meminta kepada kader PPP yang ada di seluruh Indonesia untuk berbuat maksimal guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai, khususunya PPP karena apabila masyarakat tidak percaya partai maka demokratisasi akan sulit dibangun di negara ini.

“Karena itu saya meminta kepada kader partai PPP agar mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai, dengan tidak melupakan masyarakat ketika menjadi legislator di DPRD baik di Kabupaten di Provinsi maupun dipusat, temui mereka dan perjuangkan aspirasinya,” katanya.

Kader PPP, kata Chozin, juga harus terus melakukan konsolidasi memberikan pendidikan politik dan kaderisasi agar kader PPP tetap ideologis dan berkarakter untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Keinginan partai PPP ini juga harus dilakukan partai lainnya agar masyarakat tetap percaya kepada partai sebagai ruang untuk memperjuangan demokrasi dinegara ini,”katanya.

Sumber:
(republika.co.id, 2/4/2011)

Ternyata bener gan, saat ini kepercayaan masyarakat sama partai (yg ikut pemilu) sudah sangat berkurang. Keberadaan partai-partai di negeri kita saat ini entah partai besar ataupun partai kroco sekalipun tidak membawa atau setidak-tidaknya berpengaruh kepada pemikiran masyarakat. Sudah jadi rahasia umum kalau partai cm jadi kendaraan politik untuk naik ke parlemen atau jadi pimpinan daerah "saja". Padahal posisi strategis partai yang hidup dan mengetahui bener kondisi di masyarakat bisa memberikan solusi politik maupun solusi praktis pada kemajuan masyarakat kita dengan solusi2 yang bener sesuai dengan ideologi partai. Pengaruh partai sekarang blas gak kentara di masyarakat. Kecuali pas mau ada hajatan saja (pemilu,pilda,pilbub..pil kb bla..bla..) itupun paling banter cm ngasih uang sogok pilih "nyep-nyep" (nyepuluh-nyepuluhan ribu) bisa lebih sih, atau tebar pesona pake sembako dll habis itu... pemilih dilupakan begitu saja. Rahasia umumkan... semua orang juga tau. Cm apa kuasa kita atas kondisi saat ini...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar