Minggu, 03 April 2011

Pembobol Citibank, Tante Melinda Dee, Mulai Libatkan Politisi & Pengusaha Koneksinya



Minggu, 03 April 2011 , 05:15:00
Malinda Sempat Telepon Politisi-Pengusaha
Tangani Aset Setengah Triliun, Beli Hummer untuk Suami

JAKARTA - Inong Malinda alias Malinda Dee sungguh piawai menaklukkan hati kliennya. Selama lebih dari 20 tahun sebagai personal banker Citibank, Malinda menggaet ratusan nasabah. Masing-masing kliennya adalah nasabah super premium dengan aset mencapai miliaran rupiah.

"Data kami dia handle sekitar 400-an nasabah. Itu yang terakhir dari hasil penyidikan," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Sabtu (2/4).

Dari sekitar 400 nasabah tersebut, baru tiga orang yang resmi melaporkan kerugian uangnya ke Citibank dan ditindaklanjuti ke Bareskrim Polri. Jika satu orang nasabah mempercayakan uang dan asetnya untuk dikelola Malinda Rp 1 miliar saja, maka minimal ada dana Rp 400 miliar yang sudah ditangani istri bintang iklan Andhika Gumilang itu.

Kepercayaan itu yang pada akhirnya disalahgunakan oleh Malinda dengan menggelapkan uang nasabah. Menurut Anton, gaji Malinda di Citibank tergolong besar, yakni sekitar Rp 40 juta sebulan. "Itu belum termasuk bonus-bonusnya," tambahnya.

Gaji yang besar ternyata kurang menopang gaya hidup Malinda. "Soal motif Malinda apa, belum bisa disimpulkan. Sekarang ini masih inventarisasi aset dan juga mendata korban, kita duga masih ada (yang belum lapor)," kata jenderal polisi berbintang dua ini. 

Anton menambahkan, nasabah yang lain mungkin khawatir privasinya akan terganggu dan berdampak pada bisnis mereka. "Karena itu, kita memang sangat hati-hati menyebut nama korban, mungkin ada yang juga perusahaan go public yang punya saham. Itu akan kami jaga. Tetap confidential (rahasia)," katanya.

Mantan Kapolda Jatim itu menjelaskan, kasus Malinda masuk dalam kejahatan perbankan yang punya implikasi moneter. "Ini white collar crime (kejahatan kerah putih) . Karena itu kita undang pihak Bank Indonesia dan Citibank Senin (besok). agar masyarakat jelas," kata Anton.

Sementara itu, ada fakta baru terkait penyitaan empat mobil mewah milik Malinda. Mobil-mobil tersebut ternyata dibeli tersangka dalam periode Juni 2010 hingga Maret 2011 atau hanya dalam kurun waktu 10 bulan. Anton mengatakan, pembayaran atas pembelian empat mobil tersebut melalui rekening milik Malinda senilai total Rp 15 miliar.

Rinciannya, Hummer 3 Luxury Sport Utility putih bernopol B 18 DIK atas nama suaminya, Andika Gumilang, dibeli Malinda pada Juni 2010. Selanjutnya, Ferrari California merah bernopol B.125 DEE dibelinya pada Oktober 2010. Ferrari F 430 Scuderia merah bernopol ganda, yakni B 5 DEE dan B 418 SAA dibeli pada Desember 2010.

Sedangkan Mercedes Benz E CLS 350 warna putih bernopo B. 467 QW dibeli pada awal Maret 2011 dan BPKB-nya belum dikeluarkan oleh Samsat dan Polda Metro Jaya. Saat ini polisi masih mencari keberadaan mobil Toyota Alphard yang diduga dibeli Malinda di tahun ini juga.

Malinda diketahui mulai berpraktik ilegal sejak tiga tahun yang lalu. Sosialita model kebaya yang hobi mendatangi pameran lukisan mahal itu akhirnya dipecat Citibank sebulan yang lalu.

Secara terpisah, sumber Jawa Pos menyebut Malinda punya koneksi yang luas di kalangan politisi dan pengusaha. Kedekatan hubungan tersebut terungkap saat awal proses penyidikan. "Dia sempat sebut nama pejabat saat awal-awal diperiksa. Dia juga berusaha menelepon seseorang," katanya kemarin.

Namun, hingga kini pengusaha yang juga politisi ini belum masuk daftar periksa sebagai saksi. "Kita masih di lingkaran dekatnya dulu, orang-orang Citibank dan mantan staf-stafnya," jelasnya.

Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Pol Arief Sulistantyo menolak menyebut nama saat dikonfirmasi soal klien Malinda ini. "Tunggu pak Kaba (Kabareskrim Komjen Ito Sumardi, red) hari Senin saja," ujarnya singkat


Sabtu, 02/04/2011 14:15 WIB
Malinda Dee Pegang 400 Nasabah Private Banking Citibank 

Jakarta - Malinda Dee dijerat pidana karena menggelapkan dana nasabah private banking Citibank. Polisi mencatat ada 3 nasabah yang melaporkan. Polisi masih mendata korban lainnya. Malinda diketahui menangani ratusan nasabah.

"Dia punya 400 nasabah," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam saat dikonfirmasi, Sabtu (2/4/2011).

Anton belum bisa merinci siapa saja nasabah Malinda, termasuk apakah semua nasabah itu uangnya digelapkan Malinda. Polisi masih mengejar pengakuan dari Malinda.

"Hasil audit yang digelapkan Rp 17 miliar. Dan yang kita dapatkan bukti, baru 3 orang atau perusahaan yang dipindah uangnya ditaruh ke rekeningnya," tutur Anton.

Malinda ditahan pada pekan lalu. Polisi mendapatkan bukti dia menilep uang nasabah private banking Citibank. Malinda kini ditahan di Bareskrim Polri. Wanita seksi yang sudah 20 tahun mengabdi di Citibank itu kini dijerat dengan pasal penipuan dan pencucian uang.

---------------

Yang gawat kalau tante Melinda mulai 'bernyanyi' ke pak Polisi, menyebut sejumlah nama politisi dan pengusaha besar tentang hubungan koneksinya selama ini selama jadi pejabat di Citibank-Jakarta. Salah-salah mereka bisa dijadikan saksi oleh pak Polisi. Yang berbahaya juga, kalau tante Dee bilang ke polisi, hubungan dia dengan nasabah istimewanya di Citibank itu, bukan semata-mata hubungan bisinis, tapi juga hubungan yang berbau skandal sex!!! ... Nah lhoooo! Apanya para politisi dan pengusaha itu tidak akan menjadi panas-dingin, cemas borok mereka terungkap ke publik. Oleh sebab itu, saran gua ke pak polisi, itu keamanan jiwa si tante agar diperhatikan sekali, siapa tahu ada yang menginginkan dia tewas sebelum semua skandalnya dia buka ke penyidik!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar