Minggu, 17 April 2011

Fakta unik & menarik tentang Harry Potter


Makam Harry Potter
Benarkah Harry Potter telah meninggal? Ya, dia telah meninggal tahun 1939 lalu di usia 19 tahun. Anda bisa menemukan makamnya di Israel. HAH? Hehehe.... jangan kaget dulu. Harry Potter yang dimakamkan di makam di kota Ramle, Israel, itu bukanlah Harry Potter si Tukang Sihir, melainkan seorang Prajurit bernama Harry Potter. Prajurit ini adalah tentara Kerajaan Inggris yang tewas dalam perang Israel di tahun 1939. Prajurit ini tidak memiliki kemampuan apapun seperti Harry Potter kreasi J.K. Rawling. Hanya namanya saja yang sama. Akibatnya, banyak orang datang mengunjungi makam itu. Kebanyakan hanya penasaran saja. Makam Harry Potter sudah mulai dikunjungi oleh para turis sejak lima tahun silam, dan menjadi salah satu daya tarik pariwisata di kota Israel. Bahkan ada beberapa Travel Agency yang menjual Paket Wisata Ziarah ke Makam Harry Potter. Anda berminat?

Berkurangnya Populasi Burung Hantu
Menurut sebuah surat kabar di India, populasi burung hantu di India beberapa tahun ini terus menurun. Penyebabnya tidak lain adalah gara-gara Harry Potter. Menurut Menteri Lingkungan Hidup India - Jairam Ramesh - sejak Harry Potter menjadi sangat populer di dunia, banyak orang yang menyukai karakter ini, terutama sekali burung hantu kesayangannya yang bernama Hedwig. Akibatnya, banyak orang melakukan pemburuan burung hantu di seluruh dunia. Dan salah satu negara dengan populasi burung hantu terbanyak adalah di India. Dengan semakin menurunnya populasi burung hantu di India, dikuatirkan akan mengganggu ekosistem dan menyebabkan populasi hewan pengerat akan bertambah banyak, dan mengancam pertanian di India.

Asal Mula Nama Hedwig

Hedwig adalah nama burung hantu peliharaan Harry Potter. Nama Hedwig berasal dari nama 2 Santa Ternama di masa lalu, yaitu :
1. Santa Hedwig of Andechs (1174 - 1243) :
Dia adalah Ratu yang terkenal dengan sikap rendah hatinya.


2. Santa Hedwig (1373 - 1399)
Dia adalah Ratu Polandia yang terkenal arif bijaksana.

Kematian Hedwig di seri Harry Potter & The Deathly Hollows merupakan gambaran perubahan dan transformasi Harry Potter dari anak-anak yang lugu menjadi remaja yang mandiri dan dewasa.



Tidak semua karakter dalam Harry Potter adalah fiktif

sorry, no image for this section

Anda tentu berpikir kalo semua karakter dalam novel Harry Potter adalah rekaan. Tapi tahukah Anda kalo ada 1 karakter di novel Harry Potter yang benar-benar penjelmaan dari orang sesungguhnya? Yep,dialah Natalie McDonald. Karakter ini muncul di halaman 159 novel Harry Potter and The Goblet of Fire. Gadis berusia 9 tahun ini berasal dari Toronto, Canada, dan saat itu sedang menderita leukemia akut. Saat itu dia telah membaca Harry Potter & The Prisoner of Azkaban, lalu menulis surat pada JK Rawing dan menanyakan apa yang akan terjadi pada Harry Potter selanjutnya,karena dia sudah tidak punya banyak waktu untuk mengetahui kelanjutan cerita itu. Ketika Rawling menjawab e-mail anak malang itu, Natalie telah meninggal. Terharu dengan perjuangan Natalie yg melawan penyakit mematikan itu, Rawling akhirnya memasukkan nama Natalie ke dalam novel Harry Potter keempatnya itu. Dalam novel itu, Natalie digambarkan sebagai murid baru di Sekolah Hogwarts yang dipilih Topi Pemilih (Sorting Hat) ke kelas Gryffindor. Saat mengunjungi Canada untuk melakukan tur promosi buku keempatnya, Rawling menyempatkan diri untuk mengunjungi keluarga McDonald dan memberikan novel keempatnya (lengkap dengan tanda tangannya) kepada kedua orang tua Natalie.


Makna warna dalam dunia Harry Potter

Jarang sekali ada orang yang memperhatikan warna yang digunakan oleh JK Rawling saat menulis novel Harry Potter, padahal warna-warna itu berperan sangat penting.
Warna Merah adalah warna yang mungkin sangat signifikan dan sering digunakan dalam berbagai kesempatan. Warna tersebut melambangkan kebaikan, dan digunakan sebagai warna dasar jubah Gryffindor, tinta yang digunakan Harry Potter, dan Kereta Hogwarts Express Train. Keluarga Weasley juga digambarkan berambut merah dan rumah mereka beratap merah.
Warna Hijau melambangkan hal-hal negatif. Hal ini ditampilkan saat Harry masih bayi, dia melihat kilatan hijau ketika orang tuanya meninggal. Warna hijau itu digunakan untuk kutukan Avada Kedavra


Quidditch 
Permainan bola Quidditch sebenarnya berasal dari permainan Ikarosfairke atau "Ikarus Ball", yang merupakan permainan yang dimainkan oleh Icarus - tokoh mitos dari legenda Yunani - yang bermain hingga terlalu dekat dengan matahari, sehingga sayapnya meleleh dan dia jatuh tenggelam ke lautan.

Avada Kedavra
Mantra yang digunakan Voldemort untuk membunuh orang tua Harry Potter adalah "Avada Kedavra", berasal dari bahasa Aram, yaitu Abhadda Kedhabhra yang berarti "menghilanglah seperti kata ini". Kata ini sebenarnya digunakan oleh para dukun di masa lalu untuk "mengusir" penyakit, namun tidak pernah digunakan untuk membunuh orang. Kata ini sekarang digunakan oleh para pesulap sebagai "kata sihir" utk mendukung performan mereka di panggung, yaitu "Abrakadabra".

Dumbledor

Jika Anda penggemar fanatik Harry Potter, tentu tahu dong siapa nama lengkap Profesor Dumbledore? Yep, nama lengkapnya adalah Albus Wulfric Percival Brian Dumbledore. Dumbledore berasal dari kata Inggris Kuno yang berarti "suara lebah" (bumblebee). Albus adalah bahasa Latin untuk "Putih" dan Wulfric adalah nama seorang Santo abad 20 yang dikenal sebagai Bapak Para Gelandangan. Percival adalah nama Ksatria Raja Artur yang berarti "berkemampuan untuk hidup setelah mati". Sedangkan Brian berasal dari kata Celtic yang berarti "Kuat".
Penamaan Dumbledore bukan tanpa alasan. JK Rawling menggambarkan Dumbledore sebagai seorang profesor yang sangat menyukai keindahan dan musik. Dalam bayangan JK Rawling, Dumbledore adalah orang yang senang mencipta musik. Sakin senangnya dengan musik, sambil berjalanpun dia akan bersenandung. Dan suara senandungnya seperti suara lebah. 

Usia Profesor Dumbledore saat meninggal adalah 150 tahun. 


Death eaters
The Death Eaters pada awalnya diperkenalkan sebagai Ksatria Walpurgis (The Knights of Walpurgis). Sebenarnya nama itu berasal dari "Walpurgis Night", sebuah perayaan tukang sihir yang diadakan setiap tanggal 30 April - tepat 6 bulan setelah Halloween. Pada hari itu, diyakini bahwa setan dan tukang sihir mendapatkan kesempatan keluar dari neraka. Walpurgis sendiri berasal dari SantaWalpuriga, seorang biarawati yang hidup di tahun 710-779 Setelah Masehi.

Hogwarts

Walau sudah menjadi "rahasia umum" bagi penggemar Harry Potter, namun tidak ada salahnya saya menuliskannya kembali. Hogwart adalah sekolah sihir yang didirinkan 1,000 tahun silam oleh Godric Gryffindor (dilambangkan dengan Api/ Singa), Salazar Slytherin (Air / Ular), Helga Hufflepuff (Tanah / Musang), dan Rowena Ravenclaw (Air / Gagak). 
Hogwart terletak di sebuah tempat di Skotlandia dan lokasinya dilingkupi beragam mantera yang membuat manusia biasa tidak bisa melihatnya (kalau pun terlihat, maka bentuknya hanyalah sebuah reruntuhan rumah tua).
Motto Sekolah Hogwart adalah Draco dormiens nunquam titillandus, bahasa latin yang berarti "Jangan Mengganggu /Mengelitik Naga yg Sedang Tertidur".
Adapun Ranking kelas di sekolah Hogwart adalah (dari yg tertinggi hingga yg rendah) : Outstanding, Exceeds Expectations, dan Acceptable. Sedangkan ranking paling rendah dan dianggap gagal / tidak dapat naik kelas adalah (dari yg rendah hingga yang terendah) : Poor, Dreadful, dan Troll.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar