Minggu, 07 Agustus 2011

Polres Bandung Siap Tembak di Tempat Geng Motor

 Aparat Polres Soreang siap tembak di tempat anggota geng motor jika sudah meresahkan warga dan melakukan perlawanan kepada petugas.
Sikap tegas itu ditunjukkan menyusul peristiwa pengeroyokan terhadap seorang warga Rancaekek, beberapa waktu lalu.

"Kalau sudah meresahkan warga dan melakukan perlawanan kepada petugas, anggota geng motor itu akan kami tembak di tempat," ujar Kapolres Bandung AKBP Soni Sonjaya, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Haerullah, di Soreang, Sabtu (6/8/2011).

Soni mengatakan, pihaknya harus bersikap tegas agar di wilayah Kabupaten Bandung tak terjadi kasus perusakan atau penganiayaan yang dilakukan anggota geng motor.

Untuk mengantisipasi mencuatnya kasus geng motor, kata Soni, polisi sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah komponen masyarakat.
"Kami juga akan meningkatkan razia kendaraan bermotor di jalan raya. Jika warga menemukan ada aktivitas geng motor, diharapkan segera melapor ke Polres Bandung dengan menghubungi call centre di nomor 022-85871980 atau kirim SMS ke 9123," kata Soni.

Geng motor di Kabupaten Bandung mulai berulah kembali. Di Rancaekek, anggota salah satu geng motor ternama membacok wajah Muhammad Nurfadila alias Eky (15) hingga terluka pada Kamis (4/8/2011) malam.

Warga RT 07/24 Perum Abdi Negara, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, itu terpaksa harus menjalani operasi di RS Mata Cicendo Bandung karena sabetan senjata tajam itu mengenai kelopak matanya.

Kasus itu bermula saat Eky diminta orang tuanya membeli lampu di Toko Pangeran, tak jauh dari rumahnya. Saat itulah puluhan anggota geng motor yang mengendarai 12 unit sepeda motor berkonvoi melewati Jalan Perum Kencana Pintu Pertama.

Tanpa alasan yang jelas, anggota geng motor itu langsung mengeroyok korban. Setelah puas menganiaya, mereka kemudian kabur. Namun salah seorang anggota geng motor itu tertangkap oleh warga dan digelandang ke Mapolsek Rancaekek.

"Kami sudah mengetahui ciri-ciri tersangkanya. Mudah-mudahan dalam waktu secepatnya bisa kami tangkap," kata Soni.

http://www.tribunnews.com/2011/08/06...pat-geng-motor

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar