Rabu, 04 Mei 2011

Jimmy Jump, orang yang nekad masuk lapangan pas barca vs madrid.. ad2 saja



BARCELONA, KOMPAS.com - Pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Barcelona melawan Real Madrid, Selasa (3/5/2011), seorang suporter menyusup ke dalam pertandingan. Dia adalah Jimmy Jump yang memang doyan melakukan aksi nekat.

Sebelum babak kedua dimulai, Jimmy yang mengenakan kaus hitam bertuliskan nama Abidal berlari ke tengah lapangan. Dia berlari ke arah Cristiano Ronaldo dan kemudian berusaha memakaikan barretina (topi khas catalan berawarna merah) ke kepala gelandang asal Portugal itu. Ronaldo mengelak sehingga Jimmy tidak bisa mencapai kepalanya.

Melihat petugas berusaha menyergapnya, Jimmy berlari menghindari kejaran dengan berlari cepat ke pinggir lapangan. Puluhan petugas yang menunggu di pinggir lapangan akhirnya berhasil meringkusnya.

Jimmy Jump memang terkenal doyan menyusup. Jimmy yang bernama lengkap Jaume Marquet Cot pernah ditangkap petugas keamanan di Stadion Soccer City sebelum kick off final Piala Dunia 2010 antara Belanda dan Spanyol.Pria kelahiran Sabadell, Catalunya, Spanyol, itu hampir berhasil memakaikan topi merah di atas trofi Piala Dunia. Namun, petugas keamanan berhasil menghalau dan membekuknya.

Ini bukan pertama kalinya Jimmy melakukan aksi nekat seperti itu. Sebelumnya, pria 36 tahun itu tiba-tiba nongol di panggung dalam acara Eurovision Song Contest di Oslo, Norwegia, pada akhir Mei 2010. Ia naik panggung tepat ketika kontingen Spanyol unjuk kebolehan.

Jimmy juga pernah nekat masuk ke lapangan tanah liat di Perancis Terbuka dalam pertandingan final tenis putra antara Roger Federer dan Robin Soderling. Jimmy tampak membawa bendera Barcelona sebelum ditangkap petugas keamanan.

Pada final Piala Eropa 2004 antara Yunani dan Portugal, si kepala pelontos ini juga membawa bendera Barcelona dan melemparkannya ke kapten Portugal, Luis Figo. Figo adalah mantan pemain Barca yang kemudian pindah ke Real Madrid. Aksi serupa juga dilakukannya pada duel La Liga antara Madrid dan Barca pada November 2005. Juga pada duel Liga Champions antara Villarreal dan Arsenal pada 2006, final Liga Champions 2007 antara AC Milan dan Liverpool, serta semifinal Euro 2008 antara Jerman dan Turki.


ad2 saja

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar