Selasa, 31 Mei 2011

Inggris mengklaim air Zam Zam beracun


Media Inggris BBC mengklaim menemukan air Zam Zam yang sudah terkontaminasi dengan arsenik dijual secara ilegal di sejumlah toko yang menjual barang-barang kebutuhan untuk Muslim.

Air Zam Zam berasal dari Makkah Arab Saudi, oleh umat Islam merupakan air yang dianggap suci. Mereka yang berkunjung ke Saudi, boleh membawa air Zam Zam sebagai oleh-oleh dengan jumlah yang sudah dibatasi oleh pemerintah Saudi, tapi tidak boleh diekspor untuk keperluan komersial.

Menurut BBC, seorang peneliti yang menyamar, menemukan botol air Zam-Zam dalam jumlah besar dijual di kawasan London timur dan selatan, dan di Luton. Sementara hasil investigasi BBC menyebutkan bahwa air Zam Zam dalam kemasan botol banyak dijual di toko-toko di kawasan Wandsworth, barat daya London dan di Upon Park, London timur, Luton dan Bedfordshire.


Presiden Association of Public Analyst (APA), menurut BBC, mengatakan bahwa ia tidak akan merekomendasikan masyarakat untuk minum air Zam Zam dalam kemasan itu. "Minuman itu beracun, secara khusus karena mengandung arsenik dalam kadar tinggi, yaitu zat carcinogen yang bisa menyebabkan penyakit kanker," kata Dr. Duncan Campbell, presiden APA.

Tahun 2010, Food Standards Agency di Inggris mengingatkan konsumen untuk menghindari minuman dalam kemasan yang diklaim berasal dari tempat tertentu, yang menurut lembaga itu masih meragukan.

BBC dalam investigasinya mengklaim, sudah membandingkan air Zam Zam yang diambil langsung dari sumur Zam Zam dan air Zam Zam dalam kemasan yang dijual di Makkah dengan air Zam Zam dalam kemasan yang dijual secara ilegal di Inggris.

Setelah diteliti dan dibandingkan, menurut BBC, air Zam Zam yang berasal dari Makkah mengandung nitrat dan kemungkinan bakteri berbahaya serta menemukan kadar arsenik, tiga kali lebih tinggi dibandingkan batas maksimum yang dibolehkan. Kandungan zat itu juga terdapat dalam air Zam Zam kemasan yang dijual di Inggris.

Laporan BBC ini bisa menjadi isu sensitif bagi umat Islam. Dr. Yunes Ramadan Teinaz, seorang ahli kesehatan lingkungan, sebelumnya sudah mengingatkan agar hati-hati mengangkat isu air Zam Zam. "Karena ini adalah masalah yang sensitif. Muslim menganggap air Zam Zam sebagai air suci. Mereka akan sulit menerima, jika disebutkan air itu terkontaminasi," kata Ramadan Teinaz.

Meski demikian, ia menilai pemerintah Arab Saudi dan pemerintah Inggris untuk mengambil tindakan atas persoalan ini. Kedubes Saudi di London, menolak berkomentar atas laporan BBC air Zam Zam ini. (ln/bbc)



Sumber: ane baca di salah satu situs berita indonesia, karna ada permintaan dari agan kaskuser klo linknya ga usah di cantumkan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar