Minggu, 20 Maret 2011

[Muse] Seputar Album Baru 2012-2013

Biasanya ane majang trit di The Lounge. Maklum gan, ane masih terbilang “baru” di Kaskus ini. Liat aja peringkat ane. Ane suka majang trit di The Lounge karena tulisan-tulisan ane sebelumnya gak spesifik membahas satu tema tertentu, yang kemudian bikin ane bingung narohnya di forum apa. Bahasan trit ane emang suka melebar kemana-mana gan. Padahal awalnya ane pengen nulis sesuatu tentang musik. Tapi ujung-ujungnya di trit yang sama ane ngebahas isu-isu politik, sejarah, dan kadang-kadang menjurus ke teori konspirasi. Tapi karena bahasan ane kali ini bener soal musik, ane berani majang trit disini. Mudah-mudahan agan-agan semua suka.



Seperti yang ane tulis di judul, ane mo ngebahas album baru MUSE gan. Sampai saat ini, band alternative rock asal Inggris ini udah menghasilkan 5 album studio dan 2 album live. Sebagian dari agan mungkin udah familiar ama karya-karya mereka, kayak Stockholm Syndrome, Time Is Running Out, Hysteria, Supermassive Black Hole, Starlight, Uprising, dan seterusnya. Album terakhir mereka The Resistance dirilis tahun 2009 kemarin yang kemudian diikuti oleh serangkaian tur musik bertajuk The Resistance Tour. Tur ini secara resmi berakhir pada 19 Desember 2010. Dan saat ini mereka mengambil waktu istirahat untuk mengerjakan album baru.

Sejauh ini kita mengenal MUSE sebagai band yang suka bereksplorasi dan bereksperimen dengan banyak genre musik mulai dari progressive rock, alternative rock, space rock, pop music, heavy metal, classical music , rock opera dan electronica sambil mengusung tema-tema tentang revolusi. Revolusi yang nyata nampak pada album terakhir mereka, The Resistance yang mengikutsertakan ornamentasi dari sebuah instrument bernama synthesizer, yang membuat musik mereka menjadi new wave. Sebenarnya pemakaian synthesizer udah mulai terasa pada albumBlack Holes & Revelation, tepatnya di dalam track berjudul Map of the Problematique.

Lalu bagaimana dengan album baru mereka? Dalam sebuah wawancara dengan CANVAS (stasiun TV yang bermarkas di Belgia), Bellamy memberikan sedikit bocoran tentang album baru. Album baru ini nanti akan menjadi album yang “membumi” (down to earth) dengan topik-topik yang lebih personal. Tema-tema grand-politic dan teori konspirasi akan dikurangi; atau mungkin ditiadakan sama sekali (?).

Bagaimana dengan genre? Ketika mengomentari lagu mereka sendiri yang berjudul Undisclosed Desires, Bellamy mengatakan bahwa fans Muse mungkin akan sangat tidak suka dengan lagu ini tapi terkejut dengan reaksinya. Ia yakin ini adalah lagu favorit dari album (The Resistance) karena itu benar-benar berbeda dari apa yang mereka yang pernah dilakukan sebelumnya dan ini adalah jenis sound yang ingin mereka eksplorasi dalam album mendatang.

Dalam interview dengan Absolute Radio belum lama ini, Bellamy juga memberi sejumlah petunjuk tentang album baru. Album mendatang akan lebih bernuansa “hard electronic”. Secara eksplisit dia menyebutkan sebuah genre bernama “new rave”. New rave adalah genre yang memadukanelectronic music, new wave, rock, indie, techno, trance, breakbeat dan electro house. Dalam hal ini Bellamy menyebutkan 2 grup musik yang menjadi influence mereka yaitu Justicedan Does It Offend You Yeah (DIOYY). 

Juga mengingat Bellamy akan menyandang tugas sebagai ayah dari anak yang dikandung kekasihnya, Kate Hudson, kemungkinan di album baru nanti akan dijumpai pula semacam lagu nina bobo’ (lullaby).

Tidak seperti album-album mereka sebelumnya yang dikerjakan di luar Inggris, album baru nanti akan dikerjakan di tanah air. Seperti yang pernah diungkapkan oleh Bellamy dalam wawancara dengan Xfm:


"We've actually never made a full album in London, we've made bits here occasionally."

Dia juga menambahkan:

"It would be nice to be based in the same place so we can go out and so we can make an album together and also socialise together at the same time. It also means we can make the album over a longer period of time without having to pressurise it all in to a three week studio session, you can spread it out."


Nah, gimana menurut agan-agan? Agak mengagetkan? Awalnya ane juga berpikiran begitu. Di luar ekspektasi soalnya. Tapi ane gak berani nge-judge duluan gan. Soalnya ane dah pernah ngalamin kehilangan harapan kayak gini juga ketika mereka ditanyai tentang album The Resistance sebelum album itu sendiri keluar. Saat itu mereka memakai istilah-istilah seperti “electronic album”, "15-minute space-rock solo", " symphonic album", dan sebagainya. Tapi hasilnya; tetep aja KEREN!

Jadi, lebih baik nunggu dengan sabar aja gan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar