Sabtu, 05 Maret 2011

Makam Pengikut Ahmadiyah Dibongkar Warga, Jenazah Diletakkan di Tanah Kosong

Kamis, 3 Maret 2011 - 10:56 WIB

BANDUNG (Pos Kota) – Kasus penggalian kuburan pengikut Ahmadiyah di TPU Cililin, Kabupaten Bandung Barat hingga Kamis ini masih menjadi buah bibir masyarakat. Bahkan, kondisi di daerah itu kini mulai memanas lantaran pihak Ahmadiyah melapor ke polisi dengan alasan warga menyerangnya. Selain itu, sejumlah kiai marah lantaran nama mereka dicatut saat mau memakamkan pengikutnya yang meninggal di TPU muslim. “Kondisi agak memanas lantaran ada kiai yang sakit hati karena namanya dicatut Ahmadiyah untuk kepentingan pemakaman,” kata sejumlah warga, Kamis.

Keterangan menyebutkan, Selasa, puluhan warga Bunijaya, Gununghalu Kabupaten Bandung Barat ramai-ramai membongkar kuburan Yadi,40, seorang jemaah Ahmadiyah yang dimakamkan di Tempat pemakaman Umum (TPU) setempat. Warga mengaku tak sudi TPU umat Islam di Gunung Halu ditempati pengikut Ahmadiyah. Mayat Yadi, yang meninggal Selasa pagi di RSHS Bandung karena sakit langsung diangkat kemudian diseret 100 meter dan digeletakan di tanah milik Ahmadiyah yang lokasinya 100 meter dari TPU. Buntut kejadian itu jemaah Ahmadiyah bergegas melapor ke Polres Cimahi kemudian memberikan keterangan warga setempat menyerang jemaah.

Tokoh masyarakat Buni Jaya, Asep Sutisna, ketika dihubungi ‘Pos Kota’ Rabu malam menjelaskan, aksi warga yang membongkar kuburan pengikut Ahmadiyah berlangsung Selasa siang sekira pukul 11.00. Awalnya, kata dia, ada berita seorang pengikut Ahmadiyah meninggal di RSHS Bandung. Ketika jenazah itu tiba di Cililin, tiba-tiba jemaah ahmadiyah menguburkan pengikutnya di TPU. Warga yang mengatahui kejadian itu langsung melapor ke tokoh warga dan ulama setempat. Selang beberapa jam usai pemakaman, puluhan warga kompak ke TPU kemudian mereka ramai-ramai menggali lagi kuburan itu. Mayat Yadi, yang sudah setahun menjadi pengikut Ahmadiyah digali dan jenazahnya diangkat kemudian diseret sejauh 100 meter. “Mayat itu digeletakan di tanah milik Ahmadiyah. Kami sudah menegur, supaya jenazah jangan dimakamkan di TPU,” kata Asep.

Buntut dari kejadian ini, sejumlah pengikut Ahmadiyah nampaknya tak menerima. Mereka bergegas kabur kemudian melapor ke Polres Cimahi dengan dalih warga Cililin menyerang jemaah Ahmadiah. Karuan saja, empat truk anggota polisi dikerahkan, dan mereka berkumpul di Cililin. Setelah dilakukan penyeldikan ternyata warga setempat memberi tahu ke polisi sama sekali tak ada penyerangan.

Yang ada, warga menggali kuburan pengikut Ahmadiah yang meninggal dan dimakamkan di TPU. Warga setempat tak setuju. “Sejumlah pengikut Ahmadiyah mengaku pemakaman itu sudah disetujui tokoh ulama, padahal sama sekali bohong. Kini ulama Cililin balik marah dan membenci Ahmadiyah karena sudah mengadu domba,” kata Asep. Setelah mendengar perjelasan yang sebenarnya polisi pun kembali ke Polres di Cimahi.

(dono/sir)


sumber
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/03/03/makam-pengikut-ahmadiyah-dibongkar-warga-jenazah-diletakkan-di-tanah-kosong

artikel2

Makam Penganut Ahmadiyah Dibongkar

Bandung (ANTARA News) - Makam Mulyadi (55), yang dikenal sebagai penganut Ahmadiyah di Desa Buni Jaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, dibongkar oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.

"Kejadiannya kemarin, memang benar ada jamaah kami dari Cabang Buni Jaya yang makamnya dibongkar oleh pihak yang tidak dikenal, lalu jenazahnya dibiarkan begitu saja," kata Mubalig Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) Priangan Barat Ahmad Sulaeman di Bandung, Jumat.

Ahmad mengatakan, dirinya baru mengetahui kabar adanya pembongkaran makam salah seorang jamaah Ahmadiyah pada Jumat pagi.

"Kabarnya mengenai hal ini baru saya dapatkan tadi pagi dari salah seorang jamaah Ahmadiyah Cabang Buni Jaya, Bandung Barat," ujarnya.

Menurutnya, jamaah Ahmadiyah yang makamnya dibongkar tersebut berasal dari Bogor.

"Jenazah tersebut merupakan jamaah kami dari Kota Bogor tapi keluarganya dari Desa Buni Jaya dan minta dimakamkan di sana," ujarnya.

Ada pun kronologis pembongkaran salah seorang jamaah Ahmadiyah tersebut ialah pada hari Kamis (3/3) jenazah Ahmad Mulyadi dari dibawa dari Bogor untuk dimakamkan di TPU yang berada di Desa Buni Jaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat.

Sekitar pukul 09.30 WIB jenazah dimakamkan tak lama kemudian atau sekitar pukul 10.15 WIB sekelompok massa yang tidak dikenal menyuruh penjaga makam untuk membongkar makam tersebut dan dibiarkan begitu saja.

Kemudian pukul 12.00 WIB, perwakilan jamaah Ahmadiyah di Desa Buni Jaya menguburkan jenazah Ahmad Mulyadi di tanah wakaf milik jamaah Ahmadiyah di sana.

Sementara itu, Koordinator Jamaah Ahmadiyah Indonesia Priangan Barat, Rafiq Ahmad, menyesalkan kejadian yang menimpa salah seorang jamaahnya.

"Tentu saja kami sangat menyesalkan kejadian ini. Kami harap ada tindakan hukum dari aparat terlebih sekarang ada Pergub. Katanya pergub ini juga akan memberikan hukuman bagi masyarakat yang melakukan tindakan kekerasan kepada jamaah Ahmadiyah," ujar Rafiq di Masjid Mubarak di Jalan Pahlawan Bandung.

(KR-ASJ/Y008/S026)

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2011


sumber2
http://www.antaranews.com/berita/248562/makam-penganut-ahmadiyah-dibongkar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar