Selasa, 08 Maret 2011

Amazing..Kuil Terbesar Di Dunia Yang Memiliki Aura Mistis Sekaligus Eksotis

Angkor Wat
Angkor Wat adalah sebuah kuil yang terletak di Kamboja dan dianggap sebagai salah satu dari keajaiban dunia. Ia dibangun oleh Raja Suryavarman II pada pertengahan abad ke-12. Pembangunan candi Angkor Wat memakan waktu selama 30 tahun. Angkor Wat terletak di dataran Angkor yang juga dipenuhi bangunan kuil-kuil yang indah-indah, tetapi Angkor Wat merupakan kuil yang paling terkenal di dataran Angkor. Raja Suryavarman II membina Angkor Wat menurut kepercayaan Hindu yang meletakkan gunung Meru sebagai pusat dunia dan merupakan tempat tinggal dewa-dewi Hindu, dengan itu menara tengah Angkor Wat adalah menara tertinggi dan merupakan menara utama dalam binaan Angkor Wat, Angkor Wat juga merupakan UNICEF World Heritage.

Denah Angkor Wat
Map Angkor Wat
Tampilan 3D Angkor Wat
Bagian-Bagian Dari Angko Wat
Tampilan Angkor Wap Dengan Menggunakan Google Earth

Preview Singkat Mengenai Angkor Wat
Sebagaimana dongeng gunung Meru, kawasan kuil Angkor Wat dikelilingi oleh dinding dan terusan yang mewakili lautan dan gunung yang mengelilingi dunia. Jalan masuk utama ke Angkor Wat yang sepanjang setengah kilometer dihiasi susur pemegang tangan dan diapit oleh laut buatan manusia yang dikenali sebagai Barays. Jalan masuk ke kuil Angkor Wat melalui pintu gerbang, mewakili jambatan pelangi yang menyambungkan antara alam dunia dengan alam dewa-dewa. Selama berabad-abad, daerah di sekitar delta Sungai Mekong dan Kamboja Tengah, berada di bawah kekuasaan Kerajaan Jawa (sekarang Indonesia). Tapi pada tahun 802, Pangeran Khmer Jayavarman II, yang dilahirkan dan dibesarkan di istana Kerajaan Jawa pada masa dinasti Sailendra, menyatakan bahwa wilayah yang didiami oleh orang Khmer, lepas dari Jawa. Dan kemudian mendirikan kerajaan baru, yaitu Kerajaan Angkor. Pangeran Javawarman II dinobatkan sebagai Devaraja (tuhan raja) oleh seorang pendeta Brahman. Di tahun-tahun berikutnya, Jayavarman berkali-kali memindahkan ibu kotanya. Pertama-tama di Indrapura (sebelah timur Kampong Cham), kemudian ke Wat Phou (sekarang Laos ujung selatan) dan terakhir di Rolous (dekat Angkor).

Angkor Wat Kebanggan Kamboja
Angkor Wat Di Bendera Negara Kamboja
Sebagai kuil terbesar di dunia, yang meliputi dinding luar Angkor Wat yang berjarak 3.6 km (2.2 mil), dan luas total kompleks kuil sebesar 203 hektar. Dinding kuil (candi) ini juga terdapat relief patung-patung terpanjang di dunia, dengan cerita mitologi Hindu yang tak terhitung jumlahnya . Angkor Wat kebanggan rakyat Kamboja, dan telah di jadikan simbol di bendera negara Kamboja sejak tahun 1863. Dengan demikian, Angkor Wat Candi adalah satu-satunya bangunan yang pernah muncul pada bendera nasional.

Angkor Wat Dan Agama Hindu
Angkor Wat melambangkan ciri keagamaan Hindu dengan menara utama yang melambangkan Gunung Meru, pusat seluruh kegiatan menurut hinduisme. Halaman dikelilingi dinding dan terusan yang berfungsi bukan saja sebagai penghadang, tetapi juga sebagai lambang Gunung Meru yang dikelilingi oleh banjaran dan lautan, sebagaimana digambarkan oleh kepercayaan Hindu. Terdapat sebuah parit dan dinding yang dilukis indah mengelilingi lima kuil utama.

"Hubungan" Angkor Wat Dan Candi dan Pura Di Bali
Meskipun data sejarah arsitektur Angkor Wat terbatas, tetapi dari segi desain, denah tempat suci Angkor Wat dapat dilihat sangat mirip dengan denah Taman Gili di beberapa puri yang ada di Bali. Bahkan dapat dikatakan sangat mirip dengan denah Pura Taman Ayun Mengwi, yang desainnya dikelilingi kolam yang amat luas. Denah Angkor Wat berbentuk persegi dengan sirkulasi ke pusat percandian berpola aksial (poros). Sedangkan pada denah dalam, pusat percandian terlihat ada di pusat persilangan sirkulasi yang mirip pola caturlokapala atau catuspatha di Bali. Dari segi tata ruang dalam denah Angkor Wat, terlihat ada tiga strata, seperti konsep ruang bangunan-bangunan suci di Bali. Ada ruang luar, ruang tengah, dan ruang dalam. Untuk memasuki komplek percandian, sebelum bisa mencapai pusat bangunan suci, orang harus melalui proses memasuki halaman tengah yang sangat luas. Halaman tengah yang luas ini sangat menunjang penampilan kemonumentalan candi utama yang memiliki Stupa Agung. Kemudian sirkulasi di depan pelataran candi yang dekat dengan halaman tengah, diapit sepasang kolam.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar